PANGKALPINANG – Kongres III Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi dibuka, Sabtu (5/9/2026). Kongres yang dirangkaikan dengan Tradisi Korps Purna Praja Angkatan XXX, XXXI, XXXII dan XXXIII ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar IKAPTK Babel untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menentukan arah organisasi untuk lima tahun mendatang.

Pembukaan kongres ditandai dengan pernyataan resmi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Tarmin, M.Si.

Dalam sambutan Gubernur, disampaikan bahwa Kongres III IKAPTK memiliki arti penting bagi keberlanjutan organisasi. Selain menjadi forum pertanggungjawaban dan evaluasi kepengurusan periode sebelumnya, kongres juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, solidaritas, konsolidasi serta sinergi antaralumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan.

“Kongres ini menjadi bagian penting bagi keberlanjutan organisasi, konsolidasi, mempererat silaturahmi dan solidaritas, serta membangun sinergi di antara keluarga besar IKAPTK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” demikian disampaikan dalam sambutan Gubernur.

Gubernur juga menilai IKAPTK memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Pengalaman, pengetahuan serta nilai-nilai kepamongprajaan yang dimiliki para alumni menjadi modal penting untuk mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, responsif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Plt. Ketua DPP IKAPTK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Haris, AR, AP, M.H., menyampaikan bahwa Kongres III bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Kongres menjadi forum untuk menentukan kebijakan, program dan arah kerja IKAPTK Babel untuk periode lima tahun berikutnya.

“Hari ini, akan dilakukan pemilihan Ketua IKAPTK periode 2026-2031. Regenerasi kepemimpinan merupakan bagian dari keberlanjutan organisasi. Namun, proses tersebut diharapkan tetap mengedepankan semangat persaudaraan dan musyawarah mufakat, ,” ujar M. Haris.

Menurutnya, pemilihan kepemimpinan merupakan tahapan akhir setelah terlebih dahulu mengupayakan kesepakatan bersama dari tujuh Dewan Pengurus Kabupaten/Kota (DPK).

Kongres III IKAPTK Babel mengusung tema “Satu Pengabdian untuk Negeri”. Melalui tema tersebut, kongres diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan, meningkatkan kontribusi alumni serta melanjutkan pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

Dengan jumlah Purna Praja di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mencapai 446 orang, IKAPTK Babel memiliki kekuatan besar untuk terus memperkuat jejaring alumni dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.